Jumat, 24 April 2015

DIA

Dia merenungi nasibnya di dalam ketidakpastian
Itulah yang dilakukannya di dalam ruang yang memberinya kebebasan
Dia melakukan banyak hal di sana
Tertawa tanpa beban, menangis tanpa suara dan berpikir tanpa bertindak
Baginya kebebasan adalah kebahagiaan yang selalu dinanti seperti 4 tahun silam
Baginya yang dibutuhkan adalah pengertian dan dukungan bukanlah tekanan dan dorongan
Terlalu banyak aturan membuatnya seperti manusia robot
Melakukan apa yang harus dilakukan
Menghindari apa yang di larang
Mencoba bahagia demi kebahagiaan orang meski hatinya diliputi kesunyian
Kadang kala dia memilih diam jika merasa sudah tak tahan
Kadang pula dia menghindar
Kadang kala dia mencurahkan isi hatinya dalam pikiran
Dan karenanya dia merasa bosan dan berdosa
Berbohong pada banyak orang
Berdusta pada tuhan dan merasa membuat orang disekelilingnya tersiksa
Mungkin suatu hari dia akan menyerah pada otak keras dan cita-cita
Meski dia terluka , orang disekitarna akan bahagia
Atau mungkin dia akan melawan
Mengumpulkan keberanian untuk bertahan meraih cita-cita
Atau mungkin dia akan tetap menunggu
Takdir apa ang disiapkan tuhan untuknya


Tidak ada komentar:

Posting Komentar